Berita yang sedang heboh saat ini adalah  Dirjen HAM, Bapak Mualimin Abdi SH, MH menggugat pihak laundry PT. Vision Int Primamandiri (VIP)  sebesar Rp. 210.000.000 karena jas yang dititipkannya tidak rapi dan susut. Karena hebohnya berita ini, Bapak Mualimin akhirnya mencabut gugatannya dan menempuh jalur kekeluargaan agar masalah ini tidak bertambah panas.

7d88aabb008582317385a9bbd5547514

Nah, bagaimana sih cara mencuci dan merawat jas agar tidak menyusut? Dikutip dari wolipop.com, sebelum mencuci jas, pertama-tama yang perlu kita ketahui adalah material yang digunakan dalam pembuatan jas. Bahan jas merupakan perpaduan antara wool, katun, polyester dan serat kain yang diberi partikel metal untuk memberi efek sedikit berkilau.

Richard Neale, direktur LTC & DTC, konsultan laundry dan dry cleaning asal Inggris menjelaskan bahwa jas mungkin saja menyusut setelah dicuci karena mengandung bahan wool.

“Kombinasi gerakan mekanis pada mesin dan pemakaian air bisa menyebabkan serat-serat wool berpaut satu sama lain sehingga kainnya tidak bisa meregang kembali ke bentuk semula, dan jadi menyusut,” kata Richard, seperti dikutip dari Daily Mail.

Richard kembali menjelaskan, cara membersihkan jas paling aman adalah dengan mencucinya secara manual alias menggunakan tangan. Bisa juga dimasukkan dalam mesin cuci dengan pengaturan ‘handwash’. Cara ini akan meminimalisir penyusutan kain akibat pencucian. Namun disarankan jas sebaiknya memang jangan terlalu sering dicuci. Begini cara merawat jas, seperti dipaparkan D’Marge.

  1. Mencuci/Membersihkan

Setelan jas tidak direkomendasikan untuk sering dibawa ke laundry untuk dry clean. Beberapa pencinta jas bahkan hanya akan men-dry clean jas kesayangannya satu atau dua kali setahun. Jas dengan serat-serat wool mikro biasanya teksturnya lebih lembut, tapi juga lebih rentan rusak. Jadi sebaiknya dry celan seminim mungkin. Jika jas hanya terkena noda ringan, cukup bersihkan dengan mengusapkan kain basah ke area yang bernoda.

  1. Steam, Jangan Setrika

Jika memiliki banyak koleksi jas, tak ada salahnya berinvestasi dengan membeli steamer. Jangan pernah menyetrika jas karena suhu yang terlalu panas bisa merusak kain dan meninggalkan jejak putih-keperakan pada permukaan bahan. Steaming merupakan metode paling aman untuk menghilangkan kerut dan bau, dan tidak akan merusak serat kain.

  1. Sikat

Debu dan kotoran mudah menempel pada bahan wool, begitu juga serat dari pakaian lain. Bersihkan jas setiap kali Anda memakainya menggunakan sikat khusus. Mulai dari bagian bahu, bergerak ke lengan dan dan area lainnya. Sikat dengan lembut dan perlahan, bergerak dari atas ke bawah. Gunakan juga lint roller untuk mengangkat partikel-partikel yang sulit dibersihkan dengan sikat.

  1. Gantung

Gantung jas di lemari ketika Anda tak memakainya. Jangan memakai hanger yang terbuat dari kawat atau besi karena bisa mengubah struktur bahu pada jas. Pilih hanger dengan ujung membulat yang terbuat dari kayu alami. Kayu bisa membantu menyerap kelembapan pada serat kain, membuatnya tetap bagus lebih lama.

  1. Jangan Terlalu Sering Dipakai

Jas yang sama sebaiknya jangan terlalu sering dipakai. Seperti hal nya sepatu, jas juga harus dipakai bergantian. Jika Anda punya dua atau tiga jas, pakai secara bergantian. Jas yang dipakai berhari-hari secara berurutan akan menurun kualitasnya dalam hal warna dan bentuk.